Kenneth Arrow (1951, Nobel Ekonomi 1972) membuktikan: tidak ada sistem voting yang memenuhi semua dari: (1) non-diktatorialitas, (2) konsistensi Pareto, (3) independensi dari alternatif yang tidak relevan, dan (4) universalitas domain. Setidaknya satu harus dikorbankan.
Implikasinya dalam demokrasi sangat dalam: setiap sistem pemilihan — plurality, runoff, ranked choice, Condorcet — memiliki kelemahan sistematis yang tidak bisa dihilangkan. Preferensi kolektif yang "rasional" sering kali tidak ada. Ini salah satu teorema paling penting dalam ekonomi politik dan teori pilihan sosial.
← Kembali ke Daftar Paradoks