Carl Lavie dan koleganya mendokumentasikan: dalam populasi dengan gagal jantung, penyakit arteri koroner, atau menjalani hemodialisis, BMI yang lebih tinggi berkorelasi dengan angka kematian yang lebih rendah — berlawanan dengan efek obesitas pada populasi umum.
Penjelasan yang diajukan: (1) pasien kurus yang sakit mungkin mengalami wasting yang mencerminkan penyakit berat, bukan tubuh sehat; (2) cadangan metabolis dari jaringan lemak menguntungkan saat tubuh menghadapi penyakit kronis; (3) bias seleksi — orang gemuk yang berhasil mencapai usia tua mungkin memiliki keunggulan genetik. Paradoks ini mengingatkan bahwa BMI adalah indikator kasar dan konteks klinis sangat penting dalam interpretasi berat badan.
← Kembali ke Daftar Paradoks