Paradox of Freedom

← paradoks.kyo.fyi

Rousseau, Kant, dan Isaiah Berlin mengidentifikasi ketegangan ini: kebebasan negatif (bebas dari hambatan) dan kebebasan positif (kemampuan mewujudkan tujuan) sering berkonflik. Kebebasan satu orang membatasi kebebasan orang lain. Kebebasan total = kebebasan orang kuat untuk mendominasi orang lemah = akhir kebebasan bagi orang lemah.

Solusi liberal: kebebasan harus dibatasi sedemikian rupa sehingga kebebasan setiap orang kompatibel dengan kebebasan maksimal semua orang lain (Mill's harm principle, Rawls' liberty principle). Namun menentukan batas ini selalu melibatkan penilaian nilai yang diperdebatkan. Paradoks ini adalah inti dari seluruh teori politik liberal dan perdebatan antara libertarianisme, liberalisme, dan egalitarianisme.

← Kembali ke Daftar Paradoks