Richard Bentley dalam korespondensi dengan Newton (1692): jika materi tersebar merata tak terbatas, gaya gravitasi dari setiap arah seimbang. Namun jika ada fluktuasi sekecil apapun, daerah yang sedikit lebih padat menarik materi dari sekitar dan kolaps dimulai. Hasilnya: alam semesta seharusnya sudah kolaps total atau tidak pernah stabil.
Newton tidak punya jawaban memuaskan. Einstein kemudian menambahkan konstanta kosmologis Λ untuk mengimbangi gravitasi — yang kemudian ia sebut "kesalahan terbesar" ketika ekspansi alam semesta ditemukan. Resolusi modern: alam semesta mengembang, tidak statis. Ketidakstabilan gravitasi inilah yang membentuk struktur berskala besar — galaksi dan gugus galaksi.
← Kembali ke Daftar Paradoks