Robert Solow (1987): "You can see the computer age everywhere except in the productivity statistics." Meski investasi IT melonjak, produktivitas tenaga kerja dan total factor productivity stagnasi di AS selama 1970-1990-an — bertentangan dengan harapan bahwa komputerisasi akan merevolusi efisiensi.
Penjelasan yang diajukan: (1) lag time antara adopsi teknologi dan produktivitas (seperti listrik yang baru meningkatkan produktivitas 20 tahun setelah adopsi luas); (2) kesalahan pengukuran — statistik GDP tidak menangkap nilai layanan digital gratis; (3) switching cost dan kurva belajar; (4) substitusi tenaga kerja yang memperlambat adopsi teknologi. Produktivitas AS akhirnya meningkat signifikan 1995-2005, seolah mengkonfirmasi teori lag.
← Kembali ke Daftar Paradoks