Paradox of Free Choice

← paradoks.kyo.fyi

Dalam semantik logika modal deontik, pernyataan izin disjungtif "P(A atau B)" secara formal bisa diturunkan menjadi "P(A) dan P(B)" — kamu diizinkan mengambil apel, dan diizinkan mengambil jeruk. Ini bertentangan dengan intuisi bahwa "atau" dalam konteks ini berarti pilih salah satu.

Paradoks ini relevan dalam filsafat hukum dan etika formal: bagaimana bahasa alami terjemahan ke logika bisa menghasilkan izin yang tidak dimaksudkan. Solusinya masih diperdebatkan — sebagian mengusulkan logika deontik alternatif, sebagian memperketat semantik disjungsi.

← Kembali ke Daftar Paradoks