Liberal Paradox

← paradoks.kyo.fyi

Amartya Sen (1970, Nobel Ekonomi 1998) membuktikan: jika setiap individu memiliki setidaknya satu pasang pilihan yang bisa ia tentukan sendiri (libertarianisme minimal), dan keputusan sosial menghormati konsensus (Pareto), dan sistem bisa menangani semua preferensi (universalitas) — sistem ini tidak konsisten. Contoh klasik: Lady Chatterley's Lover — siapa yang membaca buku cabul?

Paradoks ini menunjukkan ketegangan fundamental antara kebebasan individual dan optimalitas sosial. Bahkan konsesi minimal terhadap otonomi individu bisa bertentangan dengan efisiensi Pareto ketika preferensi orang saling bergantung. Ini adalah kritik kuat terhadap utilitarianisme dan memotivasi debat tentang hak, preferensi, dan batas campur tangan negara dalam pilihan pribadi.

← Kembali ke Daftar Paradoks