Proxy paleoklimat (isotop oksigen dalam fosil foraminifera) menunjukkan suhu lautan tropis selama periode hangat seperti Eosen (~50 juta tahun lalu) hanya sedikit lebih hangat dari sekarang — meski suhu kutub jauh lebih tinggi. Model iklim memprediksi tropis seharusnya jauh lebih panas.
Paradoks ini menunjukkan pemahaman kita tentang sensitivitas iklim dan distribusi panas global masih memiliki celah signifikan. Beberapa hipotesis: peningkatan awan konvektif di tropis yang memantulkan panas, sirkulasi termohalin berbeda, atau bias dalam proxy paleoklimat itu sendiri. Relevan dalam pemodelan perubahan iklim modern.
← Kembali ke Daftar Paradoks