John Morton, Uskup Agung Canterbury dan Menteri Keuangan Henry VII (~1490), menggunakan argumen ini untuk memungut pajak: jika seseorang hidup mewah, jelas ia kaya dan bisa membayar pajak besar. Jika hidup hemat, ia pasti sudah menabung banyak dan bisa membayar pajak besar. Dua asumsi berlawanan, satu kesimpulan.
Secara logis, Morton's Fork adalah false dilemma yang dipaket sebagai argumen valid. Namun ia berbeda dari dilema biasa karena secara sengaja menutup semua pintu keluar. Muncul dalam retorika hukum, negosiasi, dan politik: framing pertanyaan sedemikian rupa sehingga apapun jawabannya mendukung posisi penanya.
← Kembali ke Daftar Paradoks