Argumennya: asumsikan ada bilangan yang "tidak menarik". Ambil bilangan tidak-menarik terkecil. Properti menjadi bilangan tidak-menarik terkecil membuat bilangan itu unik dan karenanya menarik — kontradiksi. Sehingga semua bilangan menarik.
Secara formal ini bukan paradoks sejati melainkan demonstrasi bahwa predikat "menarik" tidak terdefinisi dengan baik secara matematika. Ini terhubung dengan Berry Paradox dan masalah mendefinisikan properti informal dalam sistem formal. Digunakan dalam pengajaran logika untuk menunjukkan pentingnya mendefinisikan predikat secara ketat sebelum melakukan penalaran matematika.
← Kembali ke Daftar Paradoks