Reinhard Selten (1978): jaringan toko dengan 20 cabang menghadapi pesaing potensial di tiap kota secara berurutan. Mundur dari kota terakhir: tidak ada gunanya bersikap agresif (mahal dan tidak menghalangi pesaing di kota lain). Argumen yang sama berlaku mundur ke kota pertama. Kesimpulan: tidak pernah agresif adalah strategi optimal.
Namun ini jelas salah dalam kenyataan — reputasi agresif mencegah pesaing masuk. Paradoks ini menunjukkan batas backward induction dalam game teori ketika reputasi dan psikologi berperan. Selten sendiri menyebutnya paradoks karena solusi game-teoritis bertentangan dengan intuisi strategis yang kuat. Ini mendorong teori reputasi dan sinyal dalam ekonomi.
← Kembali ke Daftar Paradoks