Downs–Thomson Paradox

← paradoks.kyo.fyi

Anthony Downs dan J.M. Thomson mengidentifikasi: kapasitas jalan yang lebih besar menarik lebih banyak pengemudi dari transportasi umum. Lebih sedikit penumpang bus membuat jadwal bus dikurangi atau biaya naik. Bus yang lebih buruk mendorong lebih banyak orang ke mobil. Spiral ini berlanjut hingga keseimbangan baru di mana kemacetan setidaknya sama buruknya — atau lebih buruk — dari sebelum perluasan.

Ini terhubung dengan induced demand: supply menciptakan demand-nya sendiri di transportasi. Data empiris konsisten: kota yang agresif memperlebar jalan (Los Angeles) tidak menyelesaikan kemacetan, sementara kota yang berinvestasi di transportasi publik dan membatasi jalan (Amsterdam, Zurich) memiliki mobilitas yang lebih baik. Implikasi: solusi kemacetan perkotaan memerlukan manajemen demand, bukan hanya penambahan supply.

← Kembali ke Daftar Paradoks