Paradoks ini diatribusikan ke Jean Buridan (~1340), meski sebenarnya tidak ada dalam tulisannya secara eksplisit — kemungkinan karikatur dari argumennya tentang kehendak bebas. Inti argumennya: agen yang murni rasional tidak bisa membuat keputusan ketika semua pilihan identik.
Paradoks ini menyerang determinisme psikologis: jika tindakan selalu ditentukan oleh motif terkuat, tidak ada motif yang dominan berarti tidak ada tindakan. Solusi praktis: manusia (dan keledai) menggunakan sedikit keacakan atau faktor yang tidak relevan untuk memecah simetri. Relevan dalam teori permainan, desain AI untuk pengambilan keputusan, dan dilema dalam etika.
← Kembali ke Daftar Paradoks