Bell's Theorem

← paradoks.kyo.fyi

John Bell (1964) membuktikan secara matematis: jika partikel memiliki properti yang terdefinisi sebelum diukur (hidden variables) dan pengaruh tidak bisa melebihi kecepatan cahaya (locality), maka korelasi antara pengukuran partikel yang terjalin (entangled) harus memenuhi ketidaksamaan Bell. Mekanika kuantum memprediksi pelanggaran ketidaksamaan ini.

Eksperimen Aspect (1982) dan banyak yang berikutnya mengkonfirmasi: alam semesta melanggar ketidaksamaan Bell. Implikasinya: setidaknya satu dari dua asumsi (realisme atau lokalitas) harus ditinggalkan. Kebanyakan fisikawan menerima non-lokalitas kuantum — alam semesta lebih terhubung secara non-lokal dari yang dibayangkan Einstein.

← Kembali ke Daftar Paradoks