G.E. Moore merumuskan: jika saya menganalisis konsep "saudara" sebagai "saudara laki-laki atau perempuan dengan orang tua yang sama", dan analisis ini benar — maka "saudara" = "sibling dengan orang tua yang sama". Tapi maka, "saudara adalah saudara" dan "saudara adalah sibling dengan orang tua yang sama" seharusnya mengandung informasi yang sama. Namun yang kedua tampak lebih informatif. Kontradiksi.
Ini menyentuh masalah analitisitas dalam filsafat bahasa: apakah kalimat analitik (yang benar berdasarkan makna) bisa genuinely informatif? Quine menyerang distinksi analitik-sintetik dalam "Two Dogmas of Empiricism" (1951). Paradoks ini mendorong teori makna yang lebih canggih dan perdebatan tentang apakah analisis konseptual adalah metode yang valid dalam filsafat.
← Kembali ke Daftar Paradoks