Dari bahasa Yunani soros (tumpukan), paradoks ini diatribusikan ke Eubulides dari Miletus (~400 SM). Premis 1: 1 butir pasir bukan tumpukan. Premis 2: jika n butir bukan tumpukan, maka n+1 butir juga bukan. Kesimpulan: sejuta butir pun bukan tumpukan — absurd.
Ini adalah paradoks tentang predikat vague (kabur) — kata-kata seperti "tumpukan", "tinggi", "tua", "kaya" yang tidak memiliki batas tegas. Solusi yang diusulkan meliputi: logika fuzzy (derajat kebenaran antara 0 dan 1), epistemicism (batas tegas ada tapi tidak bisa diketahui), dan dialetheism (batas boleh mengandung kontradiksi sejati).
← Kembali ke Daftar Paradoks