I Know That I Know Nothing

← paradoks.kyo.fyi

Kalimat ini diatribusikan kepada Sokrates (melalui Plato dalam Apology), meski formulasi pastinya tidak ada dalam teks asli Yunani. Sokrates berargumen bahwa ia lebih bijak dari orang lain bukan karena tahu lebih banyak, melainkan karena ia sadar akan batas pengetahuannya.

Paradoks formalnya: jika saya tidak tahu apa-apa, maka pengetahuan bahwa saya tidak tahu apa-apa adalah sesuatu yang saya ketahui — kontradiksi. Namun secara epistemologis, ini bukan kontradiksi melainkan meta-knowledge: pengetahuan tentang batas pengetahuan. Menjadi fondasi Socratic method dan tradisi skeptisisme filosofis.

← Kembali ke Daftar Paradoks