Leontief Paradox

← paradoks.kyo.fyi

Wassily Leontief (1953, Nobel Ekonomi 1973) menggunakan tabel input-output untuk menguji teori perdagangan: negara mengekspor barang yang menggunakan faktor produksi berlimpah secara intensif. AS, dengan rasio modal/tenaga kerja tertinggi, seharusnya mengekspor barang padat modal. Data menunjukkan sebaliknya.

Paradoks ini mendorong revisi besar teori perdagangan internasional: (1) tenaga kerja AS tidak homogen — tenaga kerja terampil Amerika lebih produktif (faktor yang berbeda secara kualitatif); (2) human capital harus dihitung sebagai modal; (3) preferensi konsumen AS yang berbeda mengubah pola perdagangan. Memotivasi teori perdagangan modern berbasis teknologi dan economies of scale (Krugman, Nobel 2008).

← Kembali ke Daftar Paradoks