Igor Grossmann dan Ethan Kross (2014) mendemonstrasikan: ketika menghadapi dilema diri sendiri, orang cenderung berpikir sempit dan tidak mempertimbangkan perspektif berbeda. Ketika menghadapi dilema yang sama namun dari sudut pandang orang lain, orang menunjukkan penalaran yang jauh lebih bijak — lebih mempertimbangkan ketidakpastian, perspektif pihak lain, dan kompromi.
Dinamai dari Raja Salomo yang terkenal bijak untuk keputusan orang lain namun membuat keputusan buruk dalam kehidupan pribadinya. Paradoks ini mendorong teknik self-distancing: berbicara tentang diri sendiri dalam orang ketiga ("mengapa dia membuat keputusan ini?") meningkatkan kualitas penalaran diri. Relevan dalam coaching, decision-making, dan terapi.
← Kembali ke Daftar Paradoks