Paradoks ini mencakup beberapa fenomena terkait: Easterlin Paradox (pertumbuhan GDP tidak meningkatkan kebahagiaan), peningkatan depresi dan kecemasan di negara maju meski kemakmuran meningkat, dan meningkatnya kesepian di masyarakat yang lebih connected secara teknologi.
Penjelasan multifaktorial: standar perbandingan sosial naik bersamaan dengan pendapatan (keeping up with the Joneses effect); kemakmuran meningkatkan pilihan yang menimbulkan paradox of choice; individualisme meningkat dan komunitas melemah; dan tujuan extrinsik (uang, status) terbukti kurang memuaskan dari tujuan intrinsik (hubungan, pertumbuhan, kontribusi). Relevan dalam desain kebijakan publik yang melampaui GDP.
← Kembali ke Daftar Paradoks