Stephen Yablo (1993) menyusun barisan tak terbatas: S₁ berkata "semua kalimat Sₙ untuk n>1 adalah salah", S₂ berkata "semua kalimat Sₙ untuk n>2 adalah salah", dan seterusnya. Tidak ada kalimat yang merujuk langsung pada dirinya sendiri — tapi sistem secara keseluruhan tetap paradoksal.
Ini menantang klaim bahwa paradoks semantik selalu melibatkan self-reference langsung. Yablo menunjukkan bahwa circularity implisit dalam rantai referensi sudah cukup. Menjadi objek debat besar dalam logika: apakah non-self-referential paradox benar-benar ada, atau Yablo's paradox menyembunyikan circularitas yang lebih dalam?
← Kembali ke Daftar Paradoks