Colin Radford (1975) mengidentifikasi tiga fakta yang tampak tidak konsisten: (1) kita merasakan rasa kasihan pada Anna Karenina, takut terhadap Dracula; (2) emosi ini tampak genuine; (3) kita tahu mereka adalah karakter fiksi dan tidak ada. Bagaimana kita bisa takut pada sesuatu yang kita tahu tidak ada?
Solusi yang diajukan: quasi-emotions (Kendall Walton) — emosi fiksi adalah simulasi atau permainan pura-pura, bukan emosi sungguhan; thought theory (Noel Carroll) — emosi dipicu oleh pikiran tentang objek, bukan keyakinan keberadaannya; suspension of disbelief sementara. Paradoks ini fundamental dalam estetika dan memotivasi penelitian tentang empati, teori pikiran, dan fungsi seni narasi.
← Kembali ke Daftar Paradoks