Ketika sekelompok pembuat keputusan menggunakan berbagai metode (weighted scoring, AHP, TOPSIS, dll.) untuk mengevaluasi alternatif yang sama, setiap metode sering menghasilkan ranking berbeda. Metode yang dipilih untuk mengevaluasi pilihan itu sendiri adalah pilihan yang menentukan hasil.
Ini terhubung dengan Arrow's Impossibility Theorem: tidak ada sistem agregasi preferensi yang sempurna. Dalam praktik bisnis, ini berarti pilihan metode analisis seringkali menentukan hasil sebanyak data itu sendiri. Implikasinya: transparansi metodologi dalam pengambilan keputusan institusional sama pentingnya dengan transparansi data.
← Kembali ke Daftar Paradoks