Jules Richard (1905): urutkan semua ekspresi bahasa Inggris yang mendefinisikan bilangan real antara 0 dan 1, secara alfabetis. Definisikan bilangan baru R dengan digit ke-n berbeda dari digit ke-n bilangan ke-n dalam urutan tersebut (diagonalization). R tidak ada dalam daftar — namun ekspresi yang baru saja dipakai untuk mendefinisikan R adalah ekspresi bahasa Inggris yang valid.
Paradoks ini mendahului argumen diagonal Cantor dalam bentuk linguistik. Poincaré menggunakannya untuk mengkritik definisi impredikatif — definisi yang mengacu pada koleksi yang mencakup objek yang sedang didefinisikan. Ini mempengaruhi fondasi matematika dan mengawali teori predikatif.
← Kembali ke Daftar Paradoks